Penyanyi Dan Band

Apakah kamu seorang penyanyi solo, atau kamu berkarir dalam satu grup atau band, kamu akan bermain musik bersama musisi lain. Bermain dalam grup memiliki seninya sendiri, karena tidak saja kita berinteraksi dengan orang lain tetapi kita berinteraksi dalam menciptakan karya seni dalam satu kesatuan, dengan sifat, selera, dan ego masing-masing.
Salah satu masalah paling sering ditemui vokalis dalam bermain musik bersama pemain instrumen adalah adanya perbedaan bahasa dalam bermusik. Pemain instrumen biasanya terbiasa menggunakan terminologi musik sebagai media komunikasi antar anggota band, karena begitulah cara pemain instrumen mempelajari dan melatih instrumen mereka. Misalnya nama-nama kord, interval, dan berbagai istilah lainnya seperti jumlah bar dan voicing. Sementara penyanyi lebih fokus kepada melodi dan lirik sehingga perlu sedikit penyesuaian. Maka dari itu sangat dianjurkan bagi vokalis untuk bisa juga bermain instrumen, minimal piano atau gitar. Beberapa hal di bawah ini perlu diingat dalam bernyanyi bersama grup atau band.

Kenalilah materi lagu
Sering kali seorang penyanyi bergantung kepada pengiringnya untuk mendikte bagaimana bentuk sebuah materi lagu. Sebaiknya seorang vokalis sendiri mengenal materi lagu dengan baik. Di kunci apakah ia bernyanyi, seberapa cepat atau lambat temponya, bagaimana urutan formnya dan sebagainya. Hal ini akan memberikan rasa percaya diri vokalis serta menularkan rasa percaya diri tersebut kepada anggota grup yang lain.

Komunikasi dalam grup
Selain kontak mata dengan penonton, seorang vokalis juga perlu sesekali melakukan kontak mata dengan pengiringnya di atas panggung untuk menjaga komunikasi. Apalagi saat ada bagian improvisasi, misalnya intro dan ending lagu yang panjangnya bebas, maka seorang vokalis harus bisa mengkomunikasikan kapan sesuatu akan terjadi, dan melakukannya dengan yakin, karena bagaimanapun musisi lain mengiringi vokalis.

Mendengar satu sama lain
Salah satu hal terpenting dalam grup adalah saling mendengarkan satu sama lain. Inilah yang menentukan apakah sebuah grup berbunyi secara kesatuan atau tidak, apakah temponya berantakan atau tidak, dan apakah penyanyinya fals atau tidak, semua bekaitan erat sekali dengan poin yang sederhana ini. Dalam situasi apapun saat bermain dalam grup, bukalah mata dan telinga untuk mengetahui dan mendengar apa yang musisi lain lakukan.

Menjadi pemimpin
Dalam sebuah penampilan grup, sudah sewajarnya jika vokalis adalah yang diperhatikan oleh penonton pertama kali, personel barisan depan, secara praktis, vokalis adalah wajah dari sebuah grup. Tampil dengan percaya diri, maka grup kamu akan ikut percaya diri, tampil grogi dan lemah, grup kamu akan terdengar dan terlihat grogi dan lemah, ya sesederhana itu!

Bersenang-senanglah!
Poin yang terakhir ini mungkin adalah yang terpenting dari semuanya. Bersenang-senanglah saat tampil dengan grup kamu. Gugup sebelum tampil itu wajar, tetapi saat kamu sudah naik ke panggung, nikmati penampilan kamu. Salah satu guru saya pernah mengatakan bahwa, sebetulnya semua yang menonton kita sebetulnya ingin berada di posisi kita dan tampil di panggung. Jika kamu menikmati penampilan kamu, tidak saja grup kamu akan merasakan hal yang sama, penonton juga akan menikmati penampilan kamu!