Cara Mengenakkan Lagu

Sampai bab ini, kita sudah membahas banyak hal, teori maupun praktek. Semua hal yang sudah kita bahas itu bertujuan untuk satu hal, yaitu untuk menopang kreativitas kita sebagai penyanyi. Ketika kita tidak lagi pusing soal nafas yang pendek, range vokal yang sempit, nada yang fals, suara yang habis, dan lain-lain, di situlah kita bisa betul-betul bernyanyi dengan bebas tanpa beban. Yang ada tinggal kreativitas, ekspresi, dan semua itu bermuara di satu tujuan, nyanyi enak. Enak untuk kita yang nyanyi dan enak untuk yang mendengar.

Pada akhirnya, tujuan kita bisa bernyanyi dengan enak itu pertama, untuk kita nikmati sendiri, dan kedua untuk mendapat pendengar sebanyak-banyak agar pesan kita bisa bisa diterima oleh mereka.
Ada perbedaan antara nyanyi bagus, dengan nyanyi yang enak. Teknik yang tinggi dan skillful juga belum tentu menghasilkan nyanyian yang enak. Nyanyi enak juga tergantung selera pendengar. Lalu bagaimana cara nyanyi enak? Jika ada jawaban yang singkat untuk merangkaum semuanya, saya akan katakan, nyanyi enak adalah nyanyi dengan jujur; Jujur dengan range vokal kita, jenis suara kita, dengan kemampuan kita, jujur dengan gaya musik kita, jujur dengan pesan lagu yang kita bawakan.

Warna suara bukan satu-satunya penentu

Warna suara yang bagus itu given, alias sudah dari sananya, sedangkan kemampuan bernyanyi adalah skill yang bisa dan harus kita asah. Buktinya, saya gunakan contoh berikut ini. Penyiar radio pasti bersuara enak didengar bukan? Artikulasinya juga pasti bagus. Kalau suaranya tidak enak didengar dan artikulasinya jelek tidak mungkin jadi penyiar radio, sebuah media yang hanya mengandalkan suara, tanpa visual, Tetapi apakah semua penyiar radio bisa bernyanyi? Belum tentu!
Ya, betul, memang ada penyanyi yang tanpa berbuat apa-apa, warna suara sudah mempesona. Tapi saya berani katakan dengan penuh keyakinan bahwa, warna suara bukan satu-satunya faktor penentu seorang penyanyi bisa bernyanyi dengan enak! Masih ada faktor-faktor lainnya yang tidak kalah penting, di antaranya:

  • Intonasi
    Ketepatan pitch dari seorang penyanyi sangat berpengaruh, kalau fals tentu jadi tidak enak didengar.
  • Story telling
    Bagaimana seorang penyanyi dapat menyampaikan pesan dari lagu dengan baik.
  • Ekspresi
    Tatapan matanya, ekspresi wajahnya, gerakan tangan, bahkan suara nafas penyanyi bisa digunakan sebagai alat ekspresi untuk menyampaikan isi lagu.
  • Groove
    Pernahkah kamu ingin ikut bergoyang ketika mendengar seorang penyanyi, itu menandakan groove penyanyi tersebut bagus.
  • Kreativitas
    Ada penyanyi yang bisa membawakan lagu dengan kreatif sehingga dia selalu muncul dengan hal-hal yang menarik untuk telinga pendengarnya.
  • Dinamika
    Kemampuan memainkan keras dan lembutnya nyanyian sehingga membuai setiap orang yang mendengar.
  • Skill improvisasi
    Kemampuan melakukan improvisasi sehingga pendengar tidak akan bosan mendengar ia bernyanyi.

Kabar baiknya adalah, semua faktor di atas bisa dilatih dan dikembangkan!