Kesehatan Vokal

Tentunya sebelum kita mulai berlatih vokal, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang kesehatan vokal kita. Beberapa hal yang akan dibahas dalam bab ini adalah apa saja yang dapat berpengaruh kepada kesehatan vokal kita, apa yang sebaiknya kita konsumsi dan apa yang tidak, serta kegiatan apa yang dapat mendukung kesehatan vokal kita selain melatihnya dengan rutin.

  1. Hindari produk susu saat akan tampil
    Mengkonsumsi berbagai produk susu seperti susu, coklat, dan keju, dapat menambah produksi lendir dan flem yang menghambat vokal kita. kamu tahu rasanya saat kita sering berdaham? Mungkin disebabkan karena produk susu ini. Memang ada yang lebih sensitif terhadap produk susu ada juga yang tidak, tetapi mengapa ambil resiko? Jadi usahakan untuk tidak mengkonsumsinya paling tidak di hari saat kamu akan tampil.
  2. Seringlah mengkonsumsi air putih
    Seringlah mengkonsumsi air putih. Selain baik untuk kesehatan secara umum, air putih juga menjaga kelembapan pita suara kita dan menjaga keluwesannya. Anggap saja pita suara kita seperti spons yang berfungsi dengan baik saat lembab dan tidak bisa digunakan saat kering. Minumlah air putih dengan temperatur sedang hingga hangat. Air dingin sekali dan panas sebaiknya dihindari. Lebih baik minum sedikit tapi sering, daripada minum sekali banyak, karena nantinya kelebihan cairan akan terbuang juga oleh mekanisme tubuh kita.
  3. Hindarilah rokok
    Sudah bukan rahasia bahwa merokok adalah kegiatan yang merugikan bagi kesehatan kita. Bagi vokalis, sebisa mungkin menghindari merokok serta menghirup asap rokok. Bagi kamu yang merokok, usahakanlah untuk berhenti, atau paling tidak menguranginya.
  4. Hindari minuman bersoda saat akan tampil
    Minuman bersoda membuat kamu ingin bersendawa karena gas yang dihasilkan, dan kita tentu tidak ingin bersendawa di tengah penampilan. Selain itu menyanyi dengan sensasi kembung tidaklah menyenangkan.
  5. Hindari Kafein
    Menghambat lajunya aliran darah serta membuat pita suara terasa kering. Vokalis menginginkan aliran darah yang lancar melewati pita suara kita untuk menjaga kehangatannya serta kelenturannya.
  6. Tidak makan besar sebelum tampil
    Ketika kamu belajar teknik pernafasan yang akan dijelaskan dalam buku ini, kamu akan mengetahui bahwa teknik pernafasan rendah membutuhkan ruang bagi organ pernafasan untuk bergerak. Jika perut sedang terasa kenyang, gerakan diafragma akan terhambat. Selain itu setelah kita makan sebagian energi kita akan digunakan untuk mencerna makanan, padahal kita sedang perlu energi untuk tampil.
  7. Selalu melakukan pemanasan vokal
    Saya sangat tidak menganjurkan kamu menyanyi tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu. Apalagi bagi kamu yang berprofesi sebagai penyanyi profesional dengan frekuensi menyanyi cukup tinggi. Setiap atlet dalam bidang olahraga atletik pasti melakukan stretching dan pemanasan terlebih dahulu tanpa terkecuali. Untuk menghindari cidera untuk jangka pendek dan jangka penjang. Berbagai teknik pemanasan akan kita bahas dalam buku ini.
  8. Tidak mengejutkan suara kamu
    Ketika kamu bangun di pagi hari, sebaiknya tidak langsung menggunakan suara kamu untuk melakukan pekerjaan berat seperti berbicara dengan lantang dan bernyanyi. Saya menganjurkan untuk membiasakan menggunakan suara kamu dari yang ringan dahulu.
  9. Tidak memberikan tekanan berlebih pada tenggorokan
    Hal ini akan melelahkan vokal kamu dengan cepat karena menyanyi dengan cara ini akan memberi tekanan kepada otot-otot vokal kamu. Dalam buku ini juga akan dibahas lebih lanjut tentang teknik menyanyi ini.
  10. Berolahraga dengan teratur
    Berolahraga akan melancarkan aliran darah kita, melatih paru-paru dan jantung, serta meningkatkan stamina. Semua hal itu diperlukan bagi penyanyi untuk dapat tampil prima setiap saat.

Alangkah baiknya jika kamu memperhatikan hal-hal yang disebut di atas. Niscaya hal itu akan menjadikan kamu penyanyi yang lebih baik dan tampil dengan penuh percaya diri. Tetapi, jangan kamu jadikan poin di atas sebagai sesuatu yang kaku. Misalnya kamu minum susu saat sebelum tampil, jangan menjadi sugesti bahwa hal itu akan mengganggu penampilan kamu, jangan terlalu kamu pikirkan, dan menyanyi saja dengan sepenuh hati.

Olahraga untuk penyanyi

Olahraga kardio adalah yang sangat dianjurkan untuk penyanyi. Yang dimaksud di sini adalah olahraga yang menigkatkan detak jantung dan pernafasan secara konstan, seperti lari, jalan cepat, renang, mendayung, bersepeda. Olahraga kardio meningkatkan kinerja pernafasan, ini yang paling utama bagi kita, lalu olahraga ini membuat kita banyak minum air, melancarkan aliran darah ke pita suara, menurunkan stress, dan tentunya meningkatkan kesehatan kita secara umum. Ingat, tubuh kita alat musik kita.

Jika kondisi kurang sehat

Jika kamu merasakan radang pada tenggorokan kamu terutama saat suara kamu serak seperti hampir habis, itu tkamunya kamu harus beristirahat, jangan bernyanyi kecuali kamu memang benar-benar harus. Selain itu kurangilah berbicara sebisanya. Ketika nantinya kondisi kamu telah pulih, jangan langsung menyanyi, lakukan dulu pemanasan vokal yang ringan-ringan sebagai tindakan pemulihan sampai vokal kamu kembali normal. Untuk suara serak akan dibahas lebih lanjut.

Beryanyi vs flu

Zaman sekarang mudah sekali kita terkena serangan virus, apalagi saat tubuh sedang kurang fit. Musisi seringkali harus bekerja hingga larut malam, di tempat umum dan melakukan kontak dengan banyak orang, sehingga rentan akan penularan penyakit dari virus. Apalagi nanti saat musim hujan tiba, musisi harus pasang perlindungan gkamu, apalagi vokalis yang menggunakan organ tubuhnya sebagai instrumen.

Bayangkan, kamu harus menyanyi dalam sebuah konser tiga hari lagi, tetapi kamu terserang flu, apa yang bisa kamu lakukan?

Munculnya lendir, ingus, dan hidung mampet adalah mekanisme tubuh untuk membuang zat beracun dari dalam tubuh kita. Memberi pengobatan decongestant dapat mengeringkan saluran hidung kita, namun tidak menjadikannya sebagai proses pembuangan atau pembersihan. Selain itu pengobatan macam itu juga mengeringkan membran lendir termasuk pita suara kita. Maka dari itu, gunakan decongestant sebagai cara terakhir jika memang diperlukan.

Jika memang masih ada waktu, daripada penekan gejala flu, lebih baik mempercepat proses pembersihan zat beracun itu. Minum air yang banyak dan jus. Jus yang paling baik antara lain adalah jus yang mengandung vitamin C seperti jeruk, tetapi yang betul-betul fresh untuk hasil maksimal. Jika tidak suka jus, minumlah suplemen, vitamin C dan B kompleks dikenal paling bagus dalam melawan flu.

Selain lendir dan ingus, biasanya gejala lainnya adalah tenggorokan gatal dan batuk yang akan menyebabkan iritasi pada pita suara. Salah satu cara yang cukup populer untuk melawan ini adalah dengan menghirup uap. Isi mangkuk dengan air panas, lalu hirup uapnya sambil menaruh handuk di atas kepala. Hal ini akan melegakan saluran mampet di saluran pernafasan serta melegakan pita suara. Namun hati-hati airnya jangan terlalu panas, secukupnya saja.

Satu trik lainnya adalah berkumur dengan air garam, hal ini dapat membantu membuang slem pada pangkal tenggorokan kamu. Kadar garamnya secukupnya, jika ada garam yang menumpuk di dasar gelas, berarti terlalu banyak. Teh hangat (herbal) dan madu juga bisa membantu, mereka dapat memberi lapisan pada pita suara kita walau tidak secara langsung menyembuhkan iritasi.

Nah, agar suara kita siap untuk bernyanyi lagi, lakukanlah pemanasan yang ringan. Humming adalah cara pemanasan yang terbaik apalagi saat kondisi vokal kita belum fit. Lakukan humming di range yang nyaman, jangan memaksakan humming terlalu tinggi atau rendah. Beberapa saat menjelang saat untuk tampil, tidurlah sebanyak-banyak, istirahat. Saat hari H telah tiba, bangun dan lakukanlah olahraga ringan untuk melancarkan aliran darah kita. Mandi dengan air hangat. Fokuskan pikiran kamu kepada saat tampil nanti.