Jenis-Jenis Suara

Kamu mungkin pernah mendengar istilah-istilah seperti tenor, bass, sopran, dsb. Mereka adalah nama-nama pembagian jenis suara berdasarkan range vokal. Pembagian jenis suara ini memudahkan komposer dan arranger menulis part vokal untuk misalnya paduan suara, vokal grup, dan drama musik. Pembagian jenis suara paling populer dibagi menjadi empat, yaitu S-A-T-B atau Soprano, Alto, Tenor, dan Bass. Secara sedikit lebih detil ada 7 jenis suara yang dikenal, yaitu:

Soprano (range vokal C4-C6)
Soprano adalah jenis suara wanita dengan range vokal tertinggi. Range vokal secara umum soprano adalah dari C4 (C paling tengah di instrumen piano, atau middle C) ke C6. Soprano memiliki head voice yang kuat. Contoh penyanyi seriosa soprano adalah Aning Katamsi.

Mezzosoprano (range vokal A3-A5)
Mezzosoprano atau sering disingkat sebagai mezzo adalah jenis suara wanita dengan range vokal di tengah. Suara mezzosoprano lebih menonjol di nada-nada area tengah dibandingkan nada-nada tingginya.

Contralto (range vokal F3-F5)
Biasa disingkat menjadi alto, ini adalah jenis suara dengan range vokal paling rendah dari wanita. Biasanya penyanyi alto lebih sering bernyanyi menggunakan chest voice-nya.

Countertenor (range vokal E3-E5)
Jenis suara ini sangat unik, karena ini adalah jenis suara pria namun area range vokalnya lebih mirip dengan alto dan mezzosoprano. Secara gampangnya saja, countertenor adalah penyanyi pria yang bernyanyi menggunakan head voice-nya. Biasanya countertenor adalah penyanyi klasik.

Tenor (range vokal C3-C5)
Tenor adalah jenis suara pria yang secara umum paling tinggi. Penyanyi tenor dalam dunia opera biasanya lebih populer dan menjadi pemeran utama. Dalam dunia klasik penyanyi tenor jarang pecah ke falsetto, dan lebih sering menggunakan suara yang tebal untuk nada-nada tinggi.

Baritone (range vokal G2-G4)
Biasanya pria dengan suara baritone banyak ditemukan di genre musik jazz. Karakter suaranya lebih tebal dan maskulin karena chest voice-nya yang lebih menonjol. Contoh penyanyi baritone di dunia jazz

Bass (range vokal E2-E4)
Bass adalah jenis suara pria dengan range vokal paling rendah. Dalam dunia profesional, penyanyi bass dapat mencapai nada E2. Untuk penyanyi pop solo, penyanyi bass yang terkenal adalah Barry White.

Treble
Untuk suara anak-anak, dikarenakan suara mereka yang belum pecah, maka baik anak laki-laki maupun anak perempuan, dikategorikan dalam satu jenis suara, yaitu suara Treble, atau suara yang tinggi.

Wilayah nada paling rendah dan tertinggi range vokal yang disebutkan di atas tentu bukan hal yang pasti sama setiap orang, melainkan merupakan perkiraan saja. Jangan lupa bahwa setiap penyanyi itu unik. Tetapi kamu bisa mengecek di piano, range vokal kamu masuk ke jenis suara yang mana.

Jika kita melihat lebih detil lagi pada pembagian jenis suara, maka kita bisa melihat Vocal Fach System dari Jerman, yang membagi jenis suara menjadi 25 jenis, berdasarkan bukan hanya range vokal tetapi juga warna dan tekstur suara. Kamu bisa melakukan pencarian lebih lanjut mengenai Fach System ini di internet.

Pembagian jenis suara ini dalam dunia penyanyi solo musik pop tidak terlalu digunakan. Ya, tentu kita bisa saja mengatakan bahwa Judika dan Glenn Fredly adalah seorang tenor, Bebi Romeo seorang baritone, Titi DJ seorang mezzosoprano, dst. Tetapi sebutan “penyanyi tenor” lebih cocok diperuntukkan bagi vokalis opera seperti Luciano Pavarotti atau Placido Domingo. Selain itu juga, pembagian S-A-T-B lebih diperuntukkan bagi paduan suara.

Apakah jenis suara mempengaruhi aliran musik atau genre yang kita nyanyikan? Jawaban saya adalah tidak, apalagi di era modern seperti sekarang ini di mana musik sudah sangat bervariasi. Jenis suara kita berdasarkan range vokal ini sudah bawaan kita secara alami. Seorang soprano sah-sah saja menjadi penyanyi jazz, penyanyi bass boleh saja menjadi penyanyi pop. Semua tergantung dari si penyanyi itu sendiri. Style musik apa yang mewakili dirinya.