Chest Voice

Chest voice bisa dikatakan merupakan suara utama kita, the main body of our voice. Kualitas suara chest voice ini tebal dan penuh. Getarannya terasa terutama di area dada dan rongga mulut, perhatikan getaran resonansi di dada ini selama melatih chest voice. Jika kita menginginkan warna suara yang tebal, maka latih dan perkuatlah chest voice kita. Begitu juga jika kita ingin memperkuat nada rendah yang kita miliki, maka target utamanya adalah chest voice.

Latihan ii yee yoo yaa + arpeggio
Latihan ini membantu kita mengoptimalkan resonansi di rongga mulut untuk berbagai bentuk artikulasi huruf hidup. Ketika berpindah suku kata, rahang kita bergerak seperti sedang mengunyah. Bentuklah suara dengan bulat dan tidak flat dan cempreng. Lakukan beberapa hal ini untuk membantu huruf hidup atau vowel yang lebih baik: Dalam membunyikan i kita tambahkan sedikit u di dalamnya, dan ketika membunyikan huruf e dan a tambahkan sedikit o di dalamnya.

Latihan maa, mee, mii, moo, muu
Nyanyikan maa, mee, mii, moo, muu dengan chest voice, do-mi-re-fa-mi-sol-fa-re-doo. Huruf m dalam mam berlaku sebagai pengingat kita untuk meletakkan getaran di wajah dan rongga mulut. Lakukan perlahan dan rasakan baik-baik sensasi getarannya, semakin penuh semakin baik. Warna suara yang dihasilkan juga semakin tebal semakin baik.

Latihan nada panjang
Menggunakan suku kata maa, mee, mii, moo, muuu…, lalu panjangkan suku kata mu. Perhatikan agar suara tidak bergetar, pitch terjaga, dan tentu tetap menjaga agar warna suara tebal dan penuh, tidak bocor husky. Perhatikan juga support dari diafragma.

Latihan “I Need You So, oh, oh, oh”
Dengan lirik “I need you so, oh, oh, ooo…” nyanyikan nada do-mi-sol-do-do-do-doo-si-do-re-do-si-la-sol-fa-mi-re-doo. Pastikan kita membunyikan huruf hidupnya seperti di latihan di atas, yaitu bulat, tidak cempreng, rasakan resonansi suara di rongga mulut, wajah, dan di bagian dada, proyeksikan suara kita ke depan, tidak ada beban di leher.

Tips tambahan untuk chest voice: Biasakan ketika kita turun ke bagian terendah dari range vokal kita, kita tidak melepas suara menjadi berbisik, melainkan tetap pertahankan menutupnya pita suara dengan melanjutkan nada rendah tersebut ke dalam vocal fry.

YouTube VokalPlus: Melatih chest voice.

Untuk latihan vokal lainnya, install aplikasi 7 Minute Vocal Warm Up saya, tersedia untuk android dan iPhone.