Greget Dan Tujuan

Artwork by Tomas Soejakto (IG: @tomassoe)

Sebelum kita melangkah lebih jauh, saya harus katakan sejak awal, bahwa menjadi penyanyi itu tidak mudah. Hidup sebagai penyanyi memang kelihatannya glamor dari luar, namun sebetulnya kehidupan penyanyi itu penuh dengan lika-liku, suka dan duka. Penyanyi akan selalu berhadapan dengan kritik, penolakan, bahkan mungkin saja celaan dari para haters. Jika kita ingin berkarya dengan suara kita, maka kita pun harus siap dengan semua itu. Lalu apa yang bisa memotivasi penyanyi untuk terus maju walau dihadang berbagai rintangan? Jawabannya adalah greget dan tujuan.

Ya! Saya mau jadi penyanyi, harus mulai dari mana?

Mari kita mulai dengan menentukan greget dan tujuan kamu. Apakah kamu ingin menjadi artis pop terkenal, penyanyi jazz bertaraf internasional, penyanyi konser klasik, menjadi pelatih paduan suara kompetisi, penyanyi drama musikal, ataukah kamu hanya ingin berekspresi dengan bebas dengan musik dan suara kamu, setiap penyanyi memiliki definisi suksesnya masing-masing. Bagaimana dengan kamu? Apa yang ingin kamu raih sebagai penyanyi?

Perlu kita berhenti sejenak dan melihat ke dalam diri kita. Tanyakan hal-hal di bawah ini pada diri kamu sendiri.

  1. Kamu merasa paling menikmati nyanyi lagu apa, dengan gaya musik seperti apa?
  2. Kamu paling suka didengarkan oleh pendengar macam apa dan siapa?
  3. Kamu paling suka bernyanyi di mana, acara apa, kapan waktunya?
  4. Kamu paling merasa nyaman nyanyi diiringi oleh apa dan siapa?
  5. Penyanyi seperti apa kamu dalam 5 tahun mendatang?

Contoh jawabannya bisa seperti ini:

  1. Lagu slow, bergaya musik R&B.
  2. Pendengar anak muda, khususnya yang sepantar dengan saya.
  3. Acara sekolah atau kampus.
  4. Diiringi live band akustik.
  5. Penyanyi ngetop, sering tampil di TV dan banyak penggemar di seluruh Indonesia.

Contoh jawaban lainnya:

  1. Lagu upbeat, musik pop.
  2. Pekerja kantoran dan mahasiswa.
  3. Video YouTube.
  4. Minus one instrumental atau karaoke.
  5. Penyanyi YouTube punya fans di seluruh dunia, berjualan album di iTunes.

Sekarang giliran kamu. Tidak perlu terpaku hanya menjawab 5 pertanyaan sederhana di atas, tetapi jelajahi greget dan panggilan jiwa kamu. Temukan hal-hal lain yang bisa menggerakkan diri kamu, karena ketika kamu sudah menemukannya, semua pekerjaan yang mendukung kesuksesan kamu sebagai penyanyi akan terasa ringan untuk dijalani! Dorongan greget dan tujuan inilah yang akan membuat kita terus melaju bernyanyi walau dihadang berbagai kesulitan dan rintangan.

Perkembangan dan perubahan

Proses pencarian ini tidak harus kaku. Manusia pada umumnya terus mengalami berbagai perubahan dalam hidupnya. Jika kamu sudah menjawab musik pop, kamu tidak harus terpaku dengan musik pop selamanya, bisa saja kamu beralih atau mengembangkan diri ke musik rock atau jazz di masa depan. Izinkan dirimu berkembang dan jika memang perubahan termasuk di dalam perkembangan itu, ikuti saja kata hatimu. Yang terpenting, kamu tahu bahwa api greget itu membara dalam diri kamu, sehingga ke manapun arah perjalanan musik kamu, kamu akan terus melangkah dengan mantap karena kamu tahu apa yang kamu mau.

Tujuan yang mengalihkan fokus

Bagaimana bisa tujuan mengalihkan fokus? Bukankah tujuan justru mempertajam fokus kita dalam berbuat sesuatu? Menurut pengalaman saya, bisa. Menjadi terkenal, punya banyak uang, digilai banyak fans, adalah beberapa contoh tujuan yang dapat mengalihkan fokus penyanyi. Tidak semua penyanyi pasti menjadi pop star di jalur mainstream. Tidak ada formula pasti untuk menjadi pop star. Kalau ada, semua orang sudah menjadi pop star, padahal kenyataannya tidak.

Bukan sekali atau dua kali saya melihat tujuan malah menghancurkan seorang penyanyi. Ada seorang anak muda yang sebetulnya memiliki bakat dan ada potensi. Tetapi setiap hari yang ia pikirkan adalah bagaimana caranya ia bisa terkenal. Semuanya ia lakukan demi untuk jadi terkenal. Lalu ketika setelah sekian lama ia belum juga terkenal, ia kehilangan semangat bermusik, frustrasi, lalu berhenti sepenuhnya. Tidak ada lagi api greget yang membara dalam dirinya yang menjadi penggerak dirinya untuk berkarya dalam musik. Padahal saya yakin banyak hal besar yang bisa ia lakukan dengan bakatnya, regardless ia menjadi terkenal atau tidak. Sangat disayangkan.

Lagipula, kita harus ingat, bahwa dunia musik itu bukan hanya industri mainstream saja! Musik yang kita lihat di media massa itu hanya sebagian kecil dari dunia musik yang sebenarnya. Ada dunia musik klasik, musik jazz, dunia paduan suara, dunia musik festival, dan lainnya. Selain itu, pendengar juga berbeda-beda jenisnya, ada yang suka musik populer, ada yang tidak. Jadi menjadi penyanyi yang hebat bukan berarti harus berada di industri mainstream saja.

Semua bisa menjadi penyanyi yang hebat

Selama bertahun-tahun saya melatih dan berinteraksi dengan banyak penyanyi terkenal, dan saya menyadari ada kesamaan yang saya lihat dari mereka, dan hal itu adalah keinginan dan dorongan untuk membuat karya yang bagus, dan itu adalah hal yang membuat mereka bersemangat. Mereka fokus pada karya, dan pada nyanyi itu sendiri. Tidak semua karya mereka akhirnya menjadi hits, tetapi mereka tetap senang melakukannya, dan mereka akan terus membuat karya, lagi dan lagi.

Mungkin kita akan menjadi pop star di jalur mainstream, mungkin juga tidak, tapi yang pasti kita semua bisa menjadi penyanyi yang hebat. Semua orang pasti akan tertarik kepada penyanyi yang hebat; berkarakter, kemampuannya mumpuni, memiliki karya yang bagus, konsisten, dan berperilaku baik, dan kita semua bisa menjadi seperti itu, pop star atau bukan. Pada akhirnya, ketika kita punya fans, kita adalah superstar bagi fans kita!

Jadilah penyanyi terbaik yang kamu bisa!